5 Distro Linux Pilihan Terbaik 2017 (Desktop)

Setelah Linux menguasai pasar mobile melalui Google Android, banyak yang berpendapat tahun 2017 adalah tahunnya Linux desktop, mungkin ini ada benarnya mengingat perkembangan Linux desktop yang sangat pesat,apalagi didukung dengan perkembangan kernel Linux itu sendiri yang sudah hampir mencapai versi 5.0 saat artikel ini ditulis. Selain itu dukungan game juga sudah mulai banyak sejak raksasa game Valve meluncurkan Steam untuk Linux.

Perkembangan dunia open source sungguh sangat pesat, kami mengenal Linux dan open source di awal tahun 2006 dan pada saat itu untuk versi desktop, belum ada distro yang bisa menyamai windows xp dari sisi kecepatan maupun stabilitasnya. Namun sekarang sejak tahun 2016 lalu kami merasakan ada banyak peningkatan signifikan untuk distro Linux desktop dari sisi stabilitas, kemudahan, dukungan aplikasi serta dukungan hardware.

Dari sekian banyak penelitian dan analisa, kami menyimpulkan ada 5 distro terbaik yang layak digunakan untuk bekerja maupun  untuk aktifitas sehari-hari.

5. Elementary OS

Elementary OS merupakan sebuah distro linux berbasiskan Ubuntu. Distro ini menggunakan desktop manager-nya sendiri yang bernama Pantheon dan terintegrasi dengan aplikasi bawaan elementary OS lainnya, seperti Plank (sebuah dock-bar berbasiskan Docky), peramban web Midori, dan Scratch (Teks editor yang sederhana). Distro ini menggunakan Gala sebagai Window Managernya, yang berbasiskan pada Mutter Windows Manager.

Distro ini pada awalnya bermula dari sepaket tema dan aplikasi-aplikasi yang ditujukan untuk Ubuntu, namun kemudian berubah fungsi menjadi sebuah distro linux tersendiri.[4] Sebagai turunan dari Ubuntu, distro ini kompatibel dengan repositori dan paket-paket milik Ubuntu. Distro ini juga menggunakan software center milik Ubuntu untuk menangani pemasangan dan pencopotan perangkat lunak, meskipun software center elemetary sendiri sedang dalam pengerjaan. Tampilan antar mukanya dibuat agar terlihat intuitif bagi pengguna-pengguna baru tanpa menggunakan banyak sumber daya dan dengan desain yang serupa dengan sistem operasi OS X dari Apple.

Kelebihan

  • Tampilan yang cantik
  • Berbasis Ubuntu sehingga memiliki repository yang sangat banyak
  • Desktop manager yang user friendly

Slogan : A fast and open replacement for Windows and macOS

Situs : https://elementary.io

4. OpenSUSE

openSUSE adalah sistem operasi komputer yang dibangun diatas kernel Linux. openSUSE dikembangkan secara independen, dengan dukungan komunitas melalui Proyek openSUSE yang disponsori oleh SUSE dan sejumlah perusahaan lain.

Tujuan Proyek openSUSE adalah untuk memperkenalkan penggunaan Linux di mana-mana dengan menciptakan distribusi Linux yang stabil dan ramah pengguna. openSUSE dapat digunakan sebagai sistem operasi untuk desktop dan server.

Kelebihan :

  • Sangat stabil
  • Ditulis dari awal
  • Disponsori oleh perusahaan besar

Slogan : The makers’ choice for sysadmins, developers and desktop users.

Situs : https://www.opensuse.org

3. Ubuntu

Ubuntu merupakan salah satu distribusi Linux yang berbasiskan Debian dan didistribusikan sebagai perangkat lunak bebas. Nama Ubuntu berasal dari filosofi dari Afrika Selatan yang berarti “kemanusiaan kepada sesama”. Ubuntu dirancang untuk kepentingan penggunaan pribadi, namun versi server Ubuntu juga tersedia, dan telah dipakai secara luas.

Proyek Ubuntu resmi disponsori oleh Canonical Ltd. yang merupakan sebuah perusahaan yang dimiliki oleh pengusaha Afrika Selatan Mark Shuttleworth. Tujuan dari distribusi Linux Ubuntu adalah membawa semangat yang terkandung di dalam filosofi Ubuntu ke dalam dunia perangkat lunak. Ubuntu adalah sistem operasi lengkap berbasis Linux, tersedia secara bebas, dan mempunyai dukungan baik yang berasal dari komunitas maupun tenaga ahli profesional.

Kelebihan

  • Sangat populer sehingga memiliki banyak dukungan komunitas
  • Release setiap 6 bulan sehingga memiliki repository dengan software terbaru
  • Disponsori oleh perusahaan besar

Slogan : The leading operating system for PCs, tablets, phones, IoT devices, servers and the cloud

Situs : https://www.ubuntu.com

2. Linux Mint

Linux Mint adalah sistem operasi Linux yang merupakan suatu distribusi Linux dengan basis Debian dan Ubuntu, dengan Linux Mint Debian Edition (LMDE) sebagai suatu alternatif yang sepenuhnya berbasis Debian. Aplikasi yang dapat berjalan di Ubuntu, juga bisa berjalan pada LinuxMint. Walaupun inti dari LinuxMint adalah Ubuntu, LinuxMint hadir dengan tampilan yang berbeda dengan Ubuntu.

Distribusi ini dibuat oleh Clement Lefebvre, dan dikembangkan secara aktif oleh tim dari Linux Mint maupun komunitas yang ada di dalamnya.

Kelebihan :

  • Berbasis Ubuntu sehingga memiliki repository yang sangat banyak dan terupdate
  • Versi Cinnamon merupakan desktop yang paling mirip dengan Windows dan sangat memudahkan bermigrasi dari Windows bagi pemula
  • Sangat user friendly
  • Saat ini Linux Mint lebih popuper dibandingkan Ubuntu, meraih peringkat 1 distro terpopuler versi distrowatch.com

Slogan : The purpose of Linux Mint is to produce a modern, elegant and comfortable operating system which is both powerful and easy to use.

Situs : https://www.linuxmint.com

1. Manjaro

Manjaro Linux, atau disingkat Manjaro, adalah sebuah distribusi Linux, didasarkan dari Arch Linux, yang memanfaatkan lingkungan desktop Xfce, model rilis rolling release , dan pengatur paket Pacman.

Kelebihan :

  • Memliki fitur rolling release sehingga tidak perlu menginstall ulang untuk mendapatkan versi terbaru bahkan kernel sekalipun
  • Sangat stabil karena berbasis Arch Linux
  • Versi default menggunakan desktop XFCE sehingga sangat cepat dengan konsumsi resource yang sangat minim
  • Memiliki theme sendiri yang cantik

Slogan : Professional and user friendly Linux at its best

Situs : https://manjaro.org

Sumber : Google Wikipedia

Alex

Namaku Alex

One thought on “5 Distro Linux Pilihan Terbaik 2017 (Desktop)

Leave a Reply