Ini Tampang Dua Motor Penembak Polisi di Pondok Aren « Info Pilihan

 Info Terbaru   Unsur Garis Dalam Mendesain Baju • Sejarah Singkat Tentang Hajar Aswad • Bookie7.co Online • Membuat Desain Sesuai Proporsi Tubuh • Profil si Kartika Putri • Tempat Wisata di Bali Untuk Anak Anak • WISATA HOTEL BALI • Anjing Buang Air, Ini Tipsnya • Suplemen Pemutih Badan dan Kesehatan Glucola Glutathione Collagen • Penghilang Noda Hizapika Peeling Cream • Foto Kartika Putri • PT. ARKIMCO • Spesifikasi dan Harga Asiafone Oscar AF9899 ~ Harga Android • Resep Soto Kudus ~ Makanan Khas Indonesia • Gambar Naruto Shippuden • Kumpulan Video Kecelakaan Pesawat Paling Ekstrim • Hotel Dekat Trans Studio Bandung • Hotel Murah di Bandung • hi Ladies Ini Dia Backpack Yang Bikin Kamu tetap Girly • Sisi Misterius Candi Gedong Songo • 
Ini Tampang Dua Motor Penembak Polisi di Pondok Aren
Image of Ini Tampang Dua  Motor Penembak Polisi di Pondok Aren
Pelaku penembak anggota polisi di Pondok Aren, hingga kini masih terus diburu. Di antaranya menelusuri jejak pelaku dari motor yang tertinggal.

Motor tersebut ditinggalkan pelaku setelah sebelumnya ditabrak mobil tim buser yang mengejarnya sesaat setelah pelaku menembak Aiptu Kus Hendratna.

Direktur Kriminal Reserse Kriminal Umum, Komisaris Besar Slamet Riyanto, meminta kepada masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi kepada petugas jika melihat dan mengea ptahui pelat nomor yang disebarkan.

"Pelaku menggunakan sepeda motor Yamaha Mio nomor polisi D 6632 WD dan mereka merampas sepeda motor Honda Supra B 6620 SF dari satpam," ujar Slamet, Jumat 23 Agustus 2013.

Kombes Slamet meminta kepada masyarakat untuk memberikan informasi kepada petugas mengenai dua sepeda motor tersebut. Warga bisa memberi tahu kepolisian dengan menghubungi nomor 081563346633 dan
08211227859.

Slamet menjelaskan, motor milik satpam tersebut dirampas oleh para pelaku ketika satpam berniat menolong pelaku yang bersimbah darah. "Dikiranya tengah mengalami kecelakaan, namun malah motornya dirampas pelaku untuk melarikan diri," kata Slamet.

Baca Dari Sumber . . . .