Ini Tampang Dua Motor Penembak Polisi di Pondok Aren « Info Pilihan

 Info Terbaru   Mengatasi Penyakit Hernia • Cara Mengatasi Penyakit Hernia • Fakta Seputar Selaput Dara Wanita • Tips Rumah Aman Saat Bepergian • Software Akuntansi Terbaik dan Terpercaya – MAS Software • Perkembangan Mode Busana • Chris Smalling Ingin Terus Di MU • Laga Reuni Mantan Punggawa Liverpool berakhir Imbang • Benitez Bakal Senang Bila Bisa Kembali Melatih Di Inggris • Torres Kembali Disambut Dengan Hangat Di Anfield • Suarez Hanya Akan Pilih Liverpool Jika Kembali Ke Inggris • Radamel Falcao Kesampingkan Rumor Juventus • James Milner Pilih Liverpool • Manchester City Siap Angkut Luka Modric • Tony Kroos Keluhkan Sikap Suporter Spanyol yang Berbeda dengan Premier League • Jordan Henderson Pilih Fokus Terhadap Permainan Ketimbang Kontrak Anyar • Villa Akui Xavi Sudah Menghubunginya • Suarez Beberkan Alasannya Bergabung Dengan Barca • Modric Dapat Pujian Dari Odegaard • Bale Diyakini Mampu Bungkam Para Pengkritiknya • 
Ini Tampang Dua Motor Penembak Polisi di Pondok Aren
Image of Ini Tampang Dua  Motor Penembak Polisi di Pondok Aren
Pelaku penembak anggota polisi di Pondok Aren, hingga kini masih terus diburu. Di antaranya menelusuri jejak pelaku dari motor yang tertinggal.

Motor tersebut ditinggalkan pelaku setelah sebelumnya ditabrak mobil tim buser yang mengejarnya sesaat setelah pelaku menembak Aiptu Kus Hendratna.

Direktur Kriminal Reserse Kriminal Umum, Komisaris Besar Slamet Riyanto, meminta kepada masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi kepada petugas jika melihat dan mengea ptahui pelat nomor yang disebarkan.

"Pelaku menggunakan sepeda motor Yamaha Mio nomor polisi D 6632 WD dan mereka merampas sepeda motor Honda Supra B 6620 SF dari satpam," ujar Slamet, Jumat 23 Agustus 2013.

Kombes Slamet meminta kepada masyarakat untuk memberikan informasi kepada petugas mengenai dua sepeda motor tersebut. Warga bisa memberi tahu kepolisian dengan menghubungi nomor 081563346633 dan
08211227859.

Slamet menjelaskan, motor milik satpam tersebut dirampas oleh para pelaku ketika satpam berniat menolong pelaku yang bersimbah darah. "Dikiranya tengah mengalami kecelakaan, namun malah motornya dirampas pelaku untuk melarikan diri," kata Slamet.

Baca Dari Sumber . . . .