10 Bencana Teraneh di Dunia « Info Pilihan

 Info Terbaru   ROBOT CANGGIH YANG MAMPU BERTANI • Sewa Mobil di Malang okkarent • Sewa Rental Mobil di Malang • Mengidentifikasi Peralatan Menjahit • timbangan platform • Louis Van Gaal Beberkan Alasan Tarik Di Maria • Ancelotti Akui Kesulitan Cari Posisi Terbaik Untuk Isco • Manajer Spurs Ucapkan Selamat Pada Chelsea • Mourinho Akui Haus Akan Trofi • Terry: Ini adalah trofi pertama musim ini • Mourinho Mengaku Bangga Dengan Punggawa ‘The Blues’ • Pochettino Enggan Salahkan Minimnya Waktu Persiapan Timnya • Rakitic: Saya menghampiri Ter Stegen karena saya akrab dengannya • Kemenangan Atas Granada Puaskan Enrique • Atletico Gagal Raih Poin Penuh di Kandang Sevilla • Manuel Pellegrini Enggan Kritik Kompany • Nemanja Matic Sedih, Tidak Main di Final • Duel Pertama Kolo dan Yaya di Sepanjang Karir • Real Madrid Ditahan Imbang Villarreal 1-1 di Santiago Bernabeu • Manuel Pellegrini: City Belum Menyerah • 
10 Bencana Teraneh di Dunia
10. Amukan Gajah Hutan Chandka

Pada musim semi 1972, Area Hutan Chandka di India yang sudah dilanda kekeringan- diserang gelombang bahang juga. Gajah lokal, yang biasanya tidak menjadi masalah, menjadi gelisah karena suhu yang tinggi dan kurangnya air. Pada musim panas situasi semakin buruk. Puncaknya pada 10 juli, Segerombolan gajah-gajah mengamuk dan menyerang 5 desa, meninggalkan kerusakan besar-besaran.

9. Peracunan Massal di Basra

Bulan September 1971 pengiriman 90,000 metrik ton biji gandum tiba di pelabuhan Irak Basra. Jewawut Amerika dan gandum meksiko- yang telah diproses secara kimia dengan methyl-mercury untuk mencegah pembusukan- disemprot pink untuk mengindikasi bahwa sangat beracun dan tulisan peringatan tercetak jelas dibungkusnya- Cuma dalam bahasa Inggris dan Spanyol. Sebelum didistribusikan ke petani, ternyata sudah dicuri dari dok dan dijual sebagai makanan ke penduduk yang kelaparan. Pemerintah Irak, malu atas kealpaan ini, singkat cerita dan tidak sampai dua tahun wartawan Amerika melaporkan bukti 6,530 rumah sakit menangani kasus keracunan merkuri. Pejabat pemerintah mengakui 459 meninggal, namun jumlah sebenarnya diperkirakan sekitar 6,000 dengan 100.000 lainnya menderita efek permanen seperti kebutaan, tuli dan kerusakan otak.

Baca Dari Sumber . . . .